Ruqoyyah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Kesedihan Sepanjang Kereta #1
Bab 1

Kesedihan Sepanjang Kereta #1

Kriiiiing.... Suara jam weker mini milik Nisa berbunyi dengan getarnya. Nisa segera bangun agar dia masih bisa bertemu dengan orangtuanya. Bertemu? Kenapa? Yup! Karena orangtuanya akan pergi keluar negeri. Luar negeri? Negeri apa? Ya, orangtua Nisa akan pergi ke Malaysia untuk bekerja.

Rupanya ketika Nisa sudah tiba dilantai bawah, ayah dan bundanya sudah siap. Mereka berdua sedang menunggu taksi yang akan datang untuk menjemput mereka. Nisa pun segera buru-buru duduk di antara orangtuanya karena ingin menghabiskan waktu-waktu terakhirnya bersama orangtua.

Tak lama kemudian, taksi yang akan menjemput orangtua Nisa pun datang. Ayah dan Bunda pun segera berpamitan kepada Nisa, kakak, dan adiknya.

Ketika Ayah dan Bunda diperjalanan...

Braaakkk....

Tak sengaja ada mobil truk yang menabrak mobil taksi yang ditumpangi ayah dan bunda.

Ayah dan Bunda pun segera dibawa kerumah sakit, sedangkan sopir tersebut sudah keburu wafat.

Setelah Ayah dan Bunda telah sadar dari pingsannya, Bunda meminta tolong kepada suster untuk menelepon anaknya, Kak Maya, Nisa, dan Lia.

"Suster, boleh tolong telepon anak saya?"

"Eh, Ibu sudah sadar. Baik bu."

"Berapa yaa nomor teleponnya?" Lanjut suster.

"############" Jawab Bunda.

"Oh baik bu"

Tut, tut, tut....

"Halo, apakah ini Maya?"

"Iya, saya Maya. Ini dengan siapa yaa?" Kak Maya menjawab sembari bertanya. Nisa dan Lia pun ikut mendengarkan percakapannya.

"Saya suster." Jawab susternya.

"Oh iya ada apa suster?" Kak Maya dan adik-adiknya semakin mendekat ketelepon karena khawatir.

"Begini Maya. Orangtuamu kecelakaan karena ditabrak oleh truk besar dijalan. Setelah itu ada orang yang melihatnya dan langsung menelepon polisi. Polisi juga menelepon para dokter. Kami pun langsung kelokasi kecelakaan dan membawa orantua kamu kerumah sakit." Jelas Suster panjang lebar.

Kak Maya terdiam tak mengeluarkan satu kata pun dari mulutnya selain Istighfar. Sedangkan Nisa dan Lia menangis karena mereka tak ingin berpisah dari orangtua tercintanya. Tetapi apa boleh buat, semua sudah ketentuan Allah.

"Dimana rumah sakitnya suster?" Akhirnya Kak Maya bertanya.

"Orangtua kamu ada dirumah sakit Mitra Keluarga." Jawab Suster.

"Baik suster, Aku dan adik-adikku akan segera kesana." Kata Kak Maya kepada suster.

-BERSAMBUNG-

-----------------------------------------------------------------

Assalamu'alaikum Sahabat Sasisabu.

Ogenkidesuka? Apa Kabar?

Semoga selalu sehat yaa... Amiin...

Nah, ini Cerbung Part 1 nya yaa...

Maaf kalau lama kasihnya, aslinya hari sabtu malam udah mau aku posting, tapi aku banyak yang harus diubah-ubah dan baru sekarang deh selesainya.

Mungkin segini dulu yaa...

Tetap Semangattt!!!

Bye!

Wassalam

Regards

Ruqoyyah

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

okaaay

01 Mar
Balas

BAGUS BANGET CERITANYA

01 Mar
Balas

bener bener bagus ceritanya

01 Mar
Balas

Bergabung bersama komunitas Siswa Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali