Ruqoyyah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Kesedihan Sepanjang Kereta #2

Kesedihan Sepanjang Kereta #2

Kak Maya, Nisa, dan Lia segera bersiap-siap. Setelah semua siap, Kak Maya segera memesan taksi.

Diperjalanan...

Suara tangisan Nisa dan Lia semakin kencang. Kak Maya berusaha menenangkan adik-adiknya itu tetapi masih belum berhasil. Tanpa disengajai, mata Kak Maya tertuju pada sebuah warung kecil. Disana ada minuman kesukaannya dan adik-adiknya. Kak Maya juga mau membelikan Ayah dan Bundanya minuman.

"Pak, bisa berhenti sebentar disitu?" Kak Maya meminta sopir taksi untuk berhenti sebentar.

"Baik Nyonya." Pak sopir langsung mengizinkan Kak Maya.

Kak Maya pun turun dan tak lupa mengajak adik-adiknya juga untuk memilih sendiri mau minuman yang mana.

Kak Maya juga membelikan air putih biasa dan teh untuk orangtua tercintanya.

Setelah selesai membeli minum, Kak Maya dan adik-adiknya kembali menaiki taksi dan

Bruuumm....

Akhirnya mereka tiba dirumah sakit. Setelah membayar taksi, Kak Maya segera bertanya kepada karyawan yang biasa ada di kasir.

"Mba, kamar ibu Nayla nomor berapa yaa?"

"Kamar ibu Naya dan bapak setra yaa?" Tanya karyawan untuk memastikan.

"Iya mba." Jawab Kak Maya.

"Ayo mba. Dimana kamar ibu saya?" Belum sempat karyawan itu menjawab Nisa dan Lia langsung menyahut.

"Iya dek, kamar ibu kalian dinomor 53 yaa..." Jawab karyawan itu.

"Kalau kalian mau kekamar nomor 53 kalian naik keatas, terus belok kanan, kalau udah belok kanan nanti lurus aja teruuuss. Nah, kamar ibu bapak kalian ada dipaling ujung." Jelas karyawan itu panjang lebar.

Kak Maya dan adik-adiknya pun langsung mencari kamar orangtuanya sesuai arahan karyawan tadi. Akhirnya mereka pun menemukan kamar orangtuanya. Mereka pun mengetok pintu kamar itu.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Kalau mau baca bab 2 baca dlu bab 1 nya yaa

02 Mar
Balas

Jangan lupa follow aku

02 Mar
Balas

UDAH

02 Mar

Makasih queen

02 Mar

BAGUS LHO CERITA KAMU

02 Mar
Balas

Makasih

02 Mar

Bergabung bersama komunitas Siswa Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali