Ruqoyyah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya

Buah dari Kesabaran Bab 4

"Kenapa dia butuh bantuanku?" Tanya Naya kembali.

Ibunya Mia terdiam sesaat, lalu menjawab, "Karena sahabatnya tidak datang menjenguknya. Waktu itu Mia bilang, 'Bunda, kenapa tidak ada yang datang menjengukku?' tetapi tante tidak jawab." Jelas Ibunya Mia.

"Oh,begituu" Naya pun tahu kalau sekarang Mia pasti membutuhkan seorang teman.

Naya pun pergi menuju kamar Mia. Dia mengetok pintu kamar Mia sembari mengucapkan salam, "Assalamu'alaikum Mia."

Mia pun menjawab salam Naya, "Wa'alaikumussalam, masuk saja, kamarnya tidak dikunci."

Naya pun masuk ke kamarnya Mia. Naya melihat Mia sedang berbaring dikasurnya dalam keadaan lemah.

"Naya!!!" Mia kaget karena Naya ada disamping dia. Padahal sahabat-sahabat Mia saja tidak menjenguknya, tetapi sekarang yang menjenguknya adalah Naya. Naya adalah orang yang selalu dia ganggu.

"Apakah kamu sudah enakan?" Naya menanyai kabar Mia.

"Alhamdulillah aku sudah enakan." Jawab Mia.

"Alhamdulillah kalau begitu." Naya ikut bersyukur.

Karena sungguh penasaran, akhirnya Mia pun bertanya kepada Naya, "Hmmm.... Kenapa kamu mau untuk menjengukku? Padahal aku sering mengganggumu."

Naya terdiam sesaat dan kemudian menjawab, "Aku hanya ingin mengetahui keadaanmu. Seorang teman pasti khawatir keadaan temannya."

"Kau memang sungguh baik." Kata Mia sambil meneteskan air matanya.

"Kau memang bukan orang pendendam." Lanjut Mia.

"Maafkan aku yaa" Mia meminta maaf kepada Naya karena selama ini dia terus mengganggu Naya. Dia meminta maaf sambil menangis.

"Sudahlah, jangan menangis. Aku sudah memaafkanmu. Sekarang kamu tidak usah menangis lagi yaa." Naya menenangkan Mia.

"Aku janji tidak akan mengganggumu dan aku akan memakai hijab." Sesal Mia.

"Bagaimana kalau sekarang kita menjadi sahabat?" Tanya Naya.

"Aku mauu..." Jawab Mia dengan girang.

Naya merasa senang, karena akhirnya Mia menyadari kesalahannya. Naya pun bersyukur karena dia tahu kalau inilah buah dari kesabarannya. Naya yakin kalau Mia sudah menyadari kesalahannya pasti yang lain akan merasa bersalah juga.

Naya pun pamit kepada Mia.

"Bagaimana Naya?" Tanya Ibunya Mia.

"Baik kok. Akhirnya Mia menyadari kesalahannya dan aku sungguh senang." Jawab Naya.

"Baguslah kalau begitu." Kata Ibunya Mia.

"Baiklah, sekarang ayo kita pulang Naya." Ajak Bunda.

"Ayo Bun." Naya dan Bunda pamit untuk pulang.

Setelah Mia sudah sembuh total dia kembali bermain bersama Naya dan teman-temannya.

Naya sudah keluar duluan. Naya pun menyamper Mia untuk bermain. Setelah Mia keluar, mereka lanjut menyamper teman-temannya yang lain.

Naya dan Mia mengetok rumah teman-temannya itu satu persatu. Akhirnya satu persatu teman-temannya keluar. Mereka semua berkumpul di taman.

"Hmm... Tumben kamu memakai hijab. Bukankah sebelumnya kamu tidak pernah memakai hijab?" Tanya Misa kepada Mia.

"Aku memakai hijab karena ini adalah kewjiban setiap wanita. Ini perintah dari Allah, bukan karena mauku." Jawab Mia.

"Kamu ikut-ikutan Naya yaa?" Kata Dina dengan nada ejekan.

"Aku sudah menyesal teman-teman. Apakah kalian tidak merasa bahwa kita salah? Padahal selama ini kita banyak dosa. Mulai dari tidak menggunakan hijab, mengganggu Naya, dll." Terang Mia.

Misa dan Dina tak bisa berkata-kata. Mereka pun mengetahui bahwa selama ini sudah banyak berbuat salah. "Maafkan aku Naya" Kata Misa dan Dina serempak.

"Aku sudah memaafkan kalian. Sekarang kita jadi sahabat yaa" Ajak Naya.

"Iyaa" Jawab semuanya kompak.

Naya pun sangat senang karena akhirnya semua temannya pun menyesal dan menyadari bahwa selama ini mereka salah dan yang paling penting lagi kini mereka bersahabat.

-TAMAT-

----------------------------------------------------------------

Assalamu'alaikum Sobat Sasisabu.

Ogenkidesuka? Apa kabar?

Akhirnya Cerbungku yang berjudul "Buah dari Kesabaran" tamat juga.

Kalau kalian ingin membaca Cerbung ini, kalian harus membaca dari Bab 1 karena nanti gak akan nyambung ceritanya.

Menurut kalian cerbung ini bagus gak? kependekan atau kepanjangan? Seru gak? Jawab di kolom komentar yaa.

Mungkin segini dulu yaa

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Bye...

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

bagus banget ruqoy! semangat ya!

25 Feb
Balas

Terima kasih Fatimah. Ok, km juga semangat yaa

25 Feb

Bergabung bersama komunitas Siswa Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali