Ruqoyyah

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya

Buah dari Kesabaran Bab 3

Berbulan-bulan kemudian...

Wabah demam berdarah muncul.

Mia terkena wabah ini, wabah demam berdarah. Bunda Naya mengetahui berita ini. Bunda langsung memberitahukan berita ini kepada Naya. Naya pun menjadi kasihan dengan Mia. Dia ingin menjenguknya tetapi dia juga takut tertular oleh Mia.

"Naya, apakah kamu ingin menjenguk Mia?" Bunda tiba-tiba bertanya.

"Hmm... Sebenarnya Naya ingin menjenguk Mia bun, tetapi Naya takut tertular oleh Mia" Jawab Naya.

"Kamu berdo'a saja yaa agar tidak tertular." Bunda memberi saran.

"Baik bun" Jawab Naya.

Naya dan Bunda pun bersiap-siap untuk menjenguk. Setelah siap, Bunda dan Naya langsung berangkat kerumah Mia. Di jalan Naya terus berdo'a agar tidak tertular oleh Mia.

Sesampainya dirumah Mia, Bunda mengucapkan salam untuk memastikan dirumah ada orang atau tidak, " Assalamu'alaikum"

Bunda terus mengucapkan salam sembari mengetok pintu rumah Mia tetapi masih tidak ada jawaban. Rasanya Naya ingin meneteskan air mata. Setelah menunggu, bunda mendapat ide.

"Naya, bagaimana kalau kita telepon Ibunya Mia?" Tanya Bunda kepada Naya yang saat itu hampir meneteskan air mata.

"Wah, ide bagus bundaa" Jawab Naya kegirangan.

Naya langsung menyetujui ide bundanya dan langsung ceria kembali.

Bunda pun menelepon Ibunya Mia. Tetapi masih belum juga dijawab. Naya kembali menjadi sedih.

"Sabar yaa Naya" Bunda menenangkan Naya yang kembali menjadi sedih.

Naya hanya bisa mengangguk. Dia sudah tidak bisa melakukan apapun. Mana mungkin dia terus mengetok pintu rumah Mia.

Tak lama kemudian, "Eh Wa'alaikumussalam. Maaf yaa tadi saya sedang mandi. Ayo masuk." Akhirnya ada jawaban dari Ibunya Mia.

Bunda dan Naya masuk kedalam rumah Mia.

"Tante, Mia ada tidak?" Tanya Naya tiba-tiba.

"Ada, dia sudah sembuh tetapi sedang istirahat" Jawab Ibunya Mia.

"Kalau kamu mau melihatnya, silakan saja. Dia ada dikamarnya. Mungkin saat ini dia sedang membutuhkan bantuanmu." Lanjut Ibunya Mia.

"Kenapa dia butuh bantuanku" Tanya Naya kembali.

-BERSAMBUNG-

-------------------------------------------------------------------

Assalamu'alaikum Sobat Sasisabu.

Ogenkidesuka? Apa kabar?

Nah, ini bab 3 nya yaa. Kalau mau baca Bab 3 nya, baca dulu dong Bab 1 dan 2 nya.

Mungkin Cerbungnya sampai Bab 4 aja yaa.

Kalau kalian ada kritik dan saran bisa disampaikan dikolom komentar yaa.

Mungkin segini dulu.

Bye...

Assalamu'alaikum...

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Siswa Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali